Sistem Basis data
Nama:Sahat marulitua simatupang
Npm :2002R011
Prodi:Sistem informasi(semester4)
Dosen:Ms.Pristiwati S.kom,Mkom
1.Sistembasis data
Database atau basis data adalah kumpulan informadi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data.
2.Tujuan Utama dari sistem basis Data Adalah:
1.Kecepatan dan kemudahan (Speed)Penggunaan database (basis data) memungkingkan kita untuk menyimpan data atau melakukanperubahan (update atau manipulasi) dan menampilkannya kembali data tersebut dengan cepat danmudah dari pada kita menyimpanya secara manual
2. Efsien ruang penimpanan (Space)Dengan pemanfaatan database (basis data) penggunaan ruang penyimpanan data dapat dilakukandengan penekanan jumlah redundasi data. sehingga dengan tidak adanya redundansi data kita akanmendapatkan data yang efisien atau optimal. penekanan redundansi data dilakukan denganmenerapkan sejumlah pengkodean (coding) membuat relasi antar kelompok data yang salingterhubung.
3. Keamanan (Security)Cukup banyak sistem (aplikasi) pengolahan data (database) tidak menerapkan aspek keamanan(security) dalam penggunaan database. Namun untuk sistem yang sudah berskala besar dan serius,harus dan wajib menerapkan aspek kemanan. Dengan begitu kita akan dapat menentukan siapayang boleh mengakses database dan menentukannya jenis operasi apa sajan yang boleh dan dakboleh dilakukan. salah satu solusinya adalah penggunaan password untuk seap pemakai basis data(database).
4. Data dapat digunakan secara bersama (Sharebility)Data dapat digunakan secara bersamaan (tak terbatas user/pengguna) oleh beberapa programaplikasi (secara batch maupun on-line).
5. Dapat diterapkan Standarisasi atau pemusatan kontrol data (Standarizaton)Dengan adanya pengontrolan yang terpusat, data yang ada menjadi terpusat pada satu tempatpenyimpanan. Sehingga dapat memudahkan penggunaan, pengiriman maupun penukaran datakapan saja.
6. Keakuratan (Acuracy)Dengan pemanfaatan pengkodean (coding) atau pembentukan relasi antar data dengan menerapkanaturan batasan tipe data dan bahasa tertentu (bahasa SQL), yang membuat data menjadi unik danberbeda dengan data yang lain, sehingga penyimpanan data tidak akan ada yang sama dalampenyimpanan.
7. Terciptanya konsistensi data (Consistant)Apabila terdapat perubahan data yang dipakai pada aplikasi yang berbeda maka secara otomatisbperubahan data itu berlaku untuk semuanya.
3.Mamfaat basis data
Mengelompokkan data dan informasi sehingga lebih mudah dimengerti
Mencegah terjadinya duplikat data maupun inkonsistensi data
Mempermudah proses penyimpanan, akses, pembaharuan, dan menghapus data.
Menjaga kualitas data dan informasi yang diakses sesuai dengan yang di-input.
Membantu proses penyimpanan data yang besar
Membantu meningkatkan kinerja aplikasi yang membutuhkan penyimpanan data.
4.Kelemahan Basis data.
a. Dapat crash atau mati sehingga tidak menyimpan pekerjaan terakhir kalian.
Sistem dapat digunakan karena semua catatan terbuka untuk siapa pun yang memiliki akses terhadapnya.
b.Data-data dapat dengan mudah disalin dan dilihat oleh orang lain, tanpa ada yang tahu.
c.Sistem ini biasanya terbuka untuk hacker.
menambah banyak perlindungan untuk mencegah agar data tidak dicuri atau dilihat oleh orang-orang yang tidak terotorisasi ( tindakan perlindungan data)
d.Virus bisa melumpuhkan seluruh database , atau mengubah hal-hal.
Bahaya keamanan komputer jika tingkat kontrol dan keamanan internal maupun eksternal tidak benar-benar dipertahankan.
5.Keuntugan basis data :
Mempermudah proses penyimpanan, akses, pembaharuan, dan menghapus data. Menjaga kualitas data dan informasi yang diakses sesuai dengan yang diinput.
6.Ciri ciri dari Basis data Adalah
Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri database, terdiri atas:
✓✓Sistem yang dapat menyimpan data ke dalam floppy disk atau
✓✓Sistem yang menganut pengolahan data untuk ditambah, diubah, atau dihapus dengan mudah dan terkontrol.
✓✓Data terpisah dari program.
7.Contoh Penerapan basis data
✓✓Pemesanan tiket online.
✓✓E-Commerce sebagai tempat belanja online.
✓✓Nomor telepon.
✓✓Pengelolaan data karyawan dalam sebuah industry.
✓✓System laporan pajak
PART 2(TUGAS KE DUA)
Nama:Sahat marulitua simatupang
Npm:2002R011
Prodi:sistem informasi
Dosen:Pristiwati.Skom,mkom
1.pengguna
Komponen basis data yang pertama ialah pengguna atau user.
Pengguna ini bisa dianggap sebagai orang-orang yang mempunyai wewenang untuk melakukan interaksi dengan sistem basis data dan mereka membutuhkan informasi yang ada didalamnya.
2. Data
Ini adalah kumpulan tabel atau file yang membentuk suatu basis data.Berkenaan dengan komponen basis data satu ini, ada yang disebut dengan entitas dan atribut.
Adapun entitas itu ialah konsep, kejadian, tempat atau bahkan orang yang informasinya akan disimpan. Sementara atribut ialah sebutan untuk mewakili entitas.Misalnya di sini entitas seorang mahasiswa yang kuliah di suatu perguruan tinggi.Mahasiswa tersebut mempunyai atribut berupa jenis kelamin, alamat, nomor induk, nama dan lain sebagainya.
Informasi dari mahasiswa yang bersangkutan diproses menjadi sebuah file lalu digabungkan dengan file mahasiswa yang lainnya sehingga membentuk data tentang kemahasiswaan.
3. Software DBMS
DBMS atau Database Management System adalah software yang dapat dimanfaatkan untuk mengelola basis data.
Dengan DBMS ini, siapapun yang berkepentingan dengan basis data bisa memelihara, mengakses sekaligus mengontrol data dengan lebih mudah dan efisien.Bahkan software ini juga menerapkan mekanisme khusus sebagai langkah pengamanan data.Dengan adanya DBMS pula, para pengguna yang masih awam juga bisa lebih mudah menggunakan data yang dimaksud tanpa perlu repot-repot memahami kompleksitas struktur data tersebut.
4. Sistem Operasi
Ini adalah perangkat lunak yang akan memfungsikan, mengendalikan semua sumber daya sekaligus melakukan operasi dasar yang ada pada sistem komputer.
Sistem operasi ini tentunya harus sesuai dengan software pengelolaan basis data yang akan digunakan. Contoh sistem operasi ialah Windows XP, Unix, Linux, Windows 9x dan lain-lain.
5. Hardware
Hardware atau perangkat keras ialah berbagai hal yang berperan sebagai pendukung operasi pengolahan data.
Hardware ini meliputi memori, terminal dan perangkat komputer lainnya.
Mengenai komputer, jika melihat pada data yang diolah maka terdapat 3 jenis komputer yang bisa dikenali yaitu.
Komputer analog untuk mengendalikan atau mengatur suatu mesin sehingga komputer ini banyak digunakan sebagai alat untuk memantau denyut jantung, seismograf analog dan voltase listrik
Komputer digital atau komputer PC yang memiliki kemampuan lebih baik dibandingkan dengan komputer analog karena bisa melakukan operasi logika, menyimpan data serta mengolah data dengan lebih tepat
Komputer hybrid ialah gabungan dari komputer digital dengan komputer analog. Komputer jenis ini mempunyai kinerja yang lebih cepat serta lebih tepat sehingga banyak diaplikasikan sebagai mesin robot yang ada di pabrik
basis data
basis data
6. Software Pendukung LainnyaIni adalah software pendukung basis data yang sifatnya opsional.Artinya bila memang butuh dan mau bisa digunakan dan jika tidak, tidak perlu digunakan.Namun, agar basis data ini bisa benar-benar menjalankan fungsinya dengan baik, maka komponen basis data harus terpenuhi.
B.Bahasa yg di gunakan dalam basis data.yaitu;
1.Data Definition Language
DDL merupakan komponen bahasa basis data yang digunakan untuk menggambarkan atau mewakili desain database secara menyeluruh yang nantinya akan dispesifikasikan kembali. Dengan adanya DDL, kita mampu membuat program menjalankan perintah berupa membuat tabel baru, mengubah tabel, indeks tabel, maupun juga menentukan struktur serta tempat penyimpanan tabel.
Hasil yang nantinya akan diperoleh oleh DDL ini adalah kumpulan tabel yang nantinya akan disimpan ke dalam file khusus yang mana file tersebut dinamakan sebagai data dictionary atau kamus data. Kamus data sendiri adalah termasuk metadata maupun superdata yang berfungsi mendeskripsikan data sebenarnya. Misal, ketika Anda mengetik perintah Foxpro maka yan ada adalah create matakuliah, modify structure, modify report, dan lain sebagainya.
2. Data Manipulation Language
Bahasa basis data yang satu ini merupakan bahasa yang digunakan untuk memanipulasi maupun mengambil data yang terdapat di dalam database. Manipulasi data tersebut.
Penyisipan atau penambahan data yang ada di dalam file maupun tabel yang terdapat dalam suatu database.
Penghapusan file yang ada di dalam data maupun file di dalam basis data.
Pengubahan data yang terdapat dalam table atau file basis data.
Penelusuran data yang terdapat dalam table maupun file yang ada di dalam suatu database.
Fungsi dari DML ini adalah untuk memudahkan pengguna di dalam mengakses data seperti yang direpresentasikan model data. Setidaknya terdapat dua jenis yang termasuk DML yaitu prosedura dan juga non prosedural.
C.Jenjang data dalam basis data.
Jenjang data adalah kumpulan data yang saling berhubungan antara data satu dengan data lainnya. Data-data tersebut tersimpan di dalam sebuah perangkat keras atau hardware komputer dan kemudian digunakan oleh perangkat lunak untuk memanipulasinya. Kumpulan data yang saling berhubungan tersebut kemudian akan memberikan kemudahan terhadap aktivitas untuk mendapatkan informasi.
Contohnya adalah basis data akademis yang di dalamnya mengandung tabel. Tabel tersebut saling berhubungan dengan data para mahasiswa, mata kuliah, data jurusan, dan lain sebagainya. Tabel tersebut di dalamnya terdapat baris dan juga kolom yang nantinya berperan dalam menghimpun beberapa record. Misalnya, ada data pribadi yang berasal dari seluruh pegawai di mana data tersebut disimpan di dalam tabel.
D.File-file dalam basis data
1. File Induk (Master File)
File induk acuan (reference master file) : file induk yang recordnya relatif statis, jarang berubah nilainya. Misalnya file daftar gaji, file mata pelajaran.
File induk dinamik (dynamic master file) : file induk yang nilai dari record-recordnya sering berubah atau sering dimutakhirkan (update) sebagai hasil dari suatu transaksi. Misalnya file induk data barang, setiap saat harus di up-date bila terjadi transaksi.
2. File transaksi (transaction file)
File ini bisa disebut file input, digunakan untuk merekam data hasil dari transaksi yang terjadi. Misalnya file penjualan yang berisi data hasil transaksi penjualan.
3. File Laporan (report File)
File ini bisa disebut output file, yaitu file yang berisi informasi yang akan ditampilkan
4. File Sejarah (history file)
File ini bisa disebut file arsip (archival file), merupakan file yang berisi data masa lalu yang sudah tidak aktif lagi, tetapi masih disimpan sebagai arsip.
5. File Cadangan (backup file)
File ini merupakan salinan dari file-file yang masih aktif di dalam database pada suatu saat tertentu. File ini digunakan sebagai pelindung atau cadangan bila file database yang aktif mengalami kerusakan atau hilang.
6. File Kerja (working file)
File ini merupakan file sementara untuk suatu proses program untuk menghemat memori dan akan dihapus kembali bila proses selesai.
E.Tiga level abstraksi dalam basis data yaitu;
1.Level Fisik (Physical Level)
Level fisik adalah level abstraksi database yang paling rendah, karena pada level ini menjelaskan secara detail tentang bagaimana cara data disimpan dan kondisi sebenarnya secara fisik. Pada level ini struktur data yang diperlukan digambarkan secara rinci sesuai dengan kebutuhan oleh system engineer, dan level ini biasanya digunakan oleh para praktisi software dan hardware. Singkatnya level ini merupakan level yang mengatur tentang teknis bagaimana cara sebuah database di masukkan ke dalam media penyimpanan.
2. Level Konseptual (Conceptual Level)
Level konseptual adalah level abstraksi yang lebih tinggi dari level fisik, karena level ini memberikan gambaran tentang data apa yang sebenarnya perlu disimpan dalam database, serta hubungan/relasi yang ada ada diantara data dari keseluruhan isi database. Level konseptual ini merupakan suatu pandangan perancang database tentang data apa dan dimana data itu harus di simpan. Untuk menggambarkan level ini biasanya dibutuhkan simbol berupa kotak, garis dan petunjuk relasi sebuah data.
3.Level Pandangan (View Level)
Level pandangan pengguna adalah level eksternal yang merupakan pandangan para pengguna database, yang dimana pandangan terhadap database tersebut akan berbeda tergantung dari penggunanya, mau menggunakan data apa, mau mengakses data apa dan membutuhkan data apa. Pada level abstraksi ini database akan ditampilkan lebih simple dan menampilkan bagian-bagian tertentu yang diperlukan saja dari keseluruhan isi database yang ada. Pada level ini pengguna tidak perlu tahu tentang bagaiman data tersebut tersimpan kedalam database.
👍Mantap
BalasHapus